Kemegahan Masjid Al Markaz Al Islami Maros Sulawesi Selatan







Masjid Al-Markas Al-Islami Maros terletak di pusat Kota Maros, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Lokasi masjid berhadapan langsung dengan kantor Bupati Maros. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Maros, dengan kapasitas daya tampung hingga 7.000 orang jamaah. Dibangun sejak tahun 2003 lalu, pembangunan masjid diprakarsai oleh Bupati Maros kala itu, Andi Najamuddin Aminullah yang menginginkan adanya masjid representatif bagi masyarakat Maros. Pembangunan masjid sendiri rampung pada tahun 2006, dan diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, HM Jusuf Kalla. Masjid Al-Markas Maros berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektar, dengan luas bangunan sekitar 1 hektar. Meski dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, namun pembangunan hingga pembebasan lahan masjid banyak dibantu oleh para pengusaha dan masyarakat Maros yang mewakafkan tanahnya untuk pembangunan masjid. Masjid Al-Markas Maros memiliki tiga lantai. Lantai dasar difungsikan sebagai kegiatan syiar islam, kegiatan ekonomi ummat dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Sementara lantai dua dan tiga diperuntukkan khusus untuk kegiatan ibadah. bangunan Masjid Al-Markas Maros terinspirasi dengan Masjid Al-Markas Makassar, sehingga bentuk arsitektur bangunan memiliki persamaan dengan Masjid Al-Markas Makassar. Meski demikian, saat akan melakukan pemasangan kubah masjid, konsep kubah diubah mengikuti bentuk masjid timur tengah sehingga terbentuklah konsep perpaduan Bugis Makassar dan Timur Tengah. Salah satu daya tarik dan keunikan masjid ini adalah kubahnya yang berwarna merah putih. Halaman parkir dan taman yang luas juga menjadi faktor pendukung signifikan kemegahannya. Badan bangunan masjid juga tak kalah anggun. Dengan titik sentral bangunan berupa tangga dilingkupi relung tembok besar menjulang tinggi hingga ke bagian paling atas, bangunan tampak sangat kokoh namun artistik. Menaiki tangga menuju ruang dalam masjid, pengunjung akan disambut beduk yang diklaim sebagai bedug terbesar di Sulawesi Selatan dan didatangkan khusus dari Jepara. Bagian dalam ruang utama sangat luas dan megah karena tidak tertutup oleh lantai di atasnya yang hanya mengitari bagian sisi ruang utama. Plafon ruangan yang mengikuti bentuk kubah dengan aksen lampu gantung hias menambah keindahan ruangan. Pencahayaan ruangan juga memesona. Cahaya alami masuk melalui bukaan jendela yang terhampar di sepanjang dinding masjid. Dinding bagian depan ruang utama dilapisi marmer. Di sana terletak mihrab yang dibedakan dari bagian lainnya dengan menggunakan relung berbentuk paduan persegi panjang dan segi tiga lancip di ujungnya. Mimbar di bagian depan pun merupakan keistimewaan masjid. Dengan bahan kayu jati berukir dari Jepara, mimbar besar ini menjadi pesona tersendiri di dalam ruangan. Adapun lantai ruangan menggunakan bahan marmer berwarna abu-abu tua hingga memberi kesan sejuk. Masjid difungsikan sebagai pusat aktivitas sosial keagamaan yang bertujuan menambah keimanan dan ketakwaan masyarakat sekitar. #ArsitekturISLAM #KameraDrone4K #Fotografi #MasjidKita

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kemegahan Masjid Al Markaz Al Islami Maros Sulawesi Selatan"

Post a Comment