Prioritas Utama Dalam Sistem Pendidikan Islam
Prioritas utama dalam sistem pendidikan Islam bukan
sekadar transfer ilmu, melainkan pembentukan kepribadian Islam
(asy-syakhshiyyah al-Islamiyyah) yang terdiri dari:
- Aqliyah Islamiyah (pola pikir
Islam)
- Nafsiyah Islamiyah (pola sikap
Islam)
Kemudian setelah itu manusia dibekali ilmu dan keterampilan
yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan.
Dalil Utama dari Kitab
Dalam Masyru' Dustur Daulah Khilafah disebutkan:
"Tujuan pendidikan adalah mewujudkan kepribadian Islam
dan membekali manusia dengan ilmu serta pengetahuan yang berkaitan dengan
urusan kehidupan."
Teks Arabnya:
الغاية من التعليم هي إيجاد الشخصية
الإسلامية وتزويد
الناس بالعلوم
والمعارف المتعلقة
بشؤون الحياة
Artinya:
"Tujuan pendidikan adalah membentuk kepribadian Islam
serta membekali manusia dengan ilmu dan pengetahuan yang berkaitan dengan
urusan kehidupan."
1. Aqidah Islam Sebagai Fondasi Seluruh Pendidikan
Kitab Masyru' Dustur Pasal 170 menegaskan:
"Dasar yang menjadi landasan kurikulum pendidikan adalah
aqidah Islam."
Teks Arab:
يجب أن يكون الأساس
الذي يقوم عليه منهج التعليم هو العقيدة الإسلامية
Artinya:
"Wajib menjadikan aqidah Islam sebagai asas seluruh
sistem pendidikan."
Hujjah
Karena aqidah adalah:
- dasar cara berpikir,
- standar penilaian,
- sumber hukum,
- landasan perilaku.
Dalam Nidzamul Islam dijelaskan bahwa perilaku manusia
lahir dari pemahamannya terhadap kehidupan. Perubahan perilaku harus dimulai
dari perubahan pemikiran dan mafahim (konsep-konsep).
2. Membentuk Aqliyah Islamiyah
Kitab Usus at-Ta'lim dan Masyru' Dustur
menjelaskan bahwa:
Politik pendidikan adalah membentuk mentalitas dan pola pikir
Islam.
Teks Arab:
سياسة التعليم
هي تكوين
العقلية الإسلامية
والنفسية الإسلامية
Artinya:
"Politik pendidikan adalah membentuk aqliyah Islamiyah
dan nafsiyah Islamiyah."
Apa itu Aqliyah Islamiyah?
Dalam kitab Asy-Syakhshiyah al-Islamiyah dijelaskan
bahwa aqliyah adalah cara seseorang menghubungkan fakta dengan informasi yang
dimiliki untuk menghasilkan hukum atau penilaian.
Aqliyah Islam berarti:
- melihat kehidupan dengan kacamata
Islam,
- menilai segala sesuatu berdasarkan
syariat,
- menjadikan Al-Qur'an dan Sunnah
sebagai standar berpikir.
3. Membentuk Nafsiyah Islamiyah
Tidak cukup berpikir Islami.
Harus lahir pula:
- cinta kepada Allah,
- takut kepada Allah,
- tunduk pada hukum Allah,
- dorongan amal yang sesuai syariat.
Inilah yang disebut nafsiyah Islamiyah.
Karena banyak orang:
- tahu hukum,
- memahami dalil,
tetapi tidak memiliki dorongan untuk melaksanakannya.
Maka pendidikan Islam wajib membangun:
- ilmu,
- iman,
- akhlak,
- ketakwaan.
secara bersamaan.
4. Ilmu Pengetahuan Berfungsi Melayani Tujuan Ini
Kitab Masyru' Dustur menjelaskan:
Ilmu-ilmu kehidupan diajarkan setelah tujuan pembentukan
kepribadian Islam dijaga.
Karena itu pendidikan Islam tidak menolak:
- matematika,
- kedokteran,
- teknik,
- fisika,
- kimia,
- teknologi.
Justru semuanya dipelajari secara maksimal.
Namun ilmu tersebut:
- tidak boleh merusak aqidah,
- tidak boleh bertentangan dengan
Islam,
- harus mendukung kemaslahatan umat.
5. Mengapa Budaya Islam Harus Didahulukan?
Dalam Asy-Syakhshiyah Islamiyah Jilid 1 disebutkan:
Kaum Muslim dahulu mendidik anak-anak mereka terlebih dahulu
dengan tsaqafah Islam sebelum membuka pintu kepada berbagai budaya lainnya.
Teks penting:
"Mereka memastikan budaya Islam tertanam kuat terlebih
dahulu, baru kemudian mempelajari budaya lain."
Hujjah
Jika budaya asing diberikan sebelum terbentuk kepribadian
Islam maka:
- cara berpikir anak menjadi sekuler,
- standar penilaiannya menjadi
non-Islam,
- identitas Islam melemah.
Karena itu pendidikan Islam memprioritaskan:
|
Urutan |
Dan Prioritas |
|
1 > |
Aqidah Islam |
|
2 > |
Tsaqafah Islam |
|
3 > |
Pembentukan Syakhshiyah Islamiyah |
|
4 > |
Ilmu-ilmu kehidupan |
|
5 > |
Spesialisasi profesi |
Kesimpulan ini ditegaskan dalam Asy-Syakhshiyah Islamiyah
dan Masyru' Dustur.
Dalil Al-Qur'an yang Menjadi Landasan
Ayat yang sering dijadikan dasar dalam pembentukan manusia:
QS Ar-Ra'd: 11
إِنَّ اللَّهَ
لَا يُغَيِّرُ
مَا بِقَوْمٍ
حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا
مَا بِأَنْفُسِهِمْ
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu
kaum sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka."
Ayat ini digunakan dalam Nidzamul Islam ketika
menjelaskan bahwa perubahan perilaku dan kebangkitan umat dimulai dari
perubahan pemikiran dan mafahim.
Kesimpulan :
prioritas tertinggi sistem pendidikan Islam adalah
pembentukan Syakhshiyah Islamiyah (kepribadian Islam).
Urutannya:
- Aqidah Islam sebagai asas
pendidikan.
- Pembentukan aqliyah Islamiyah.
- Pembentukan nafsiyah Islamiyah.
- Pengajaran tsaqafah Islam di
seluruh jenjang pendidikan.
- Pembekalan ilmu dan keterampilan
kehidupan.
- Melahirkan ulama, mujtahid,
ilmuwan, penemu, dan profesional yang tetap berkepribadian Islam.
Dengan demikian, pendidikan Islam tidak menjadikan profesi
sebagai tujuan utama, melainkan menjadikan pembentukan manusia berkepribadian
Islam sebagai tujuan utama, sedangkan profesi dan keahlian adalah sarana untuk
menjalankan amanah kehidupan sesuai syariat.
#PendidikanIslam #IslamicEducation #SyakhshiyahIslamiyah
#AqidahIslam #PemikiranIslam #TsaqafahIslam #DakwahIslam #KajianIslam #NgajiYuk
#MuslimCerdas #BelajarIslam #IslamRahmatanLilAlamin #GenerasiIslam #PemudaIslam
#UmatIslam #PeradabanIslam #IslamicMindset #IslamicValues #IslamicKnowledge
#KontenIslam #FYPIslam #ViralIslam #TikTokIslam #ReelsIslam #ShortsIslam
#IslamicReminder #DakwahDigital #IslamicContent #ExploreIslam #ForYouPage


Post a Comment for " Prioritas Utama Dalam Sistem Pendidikan Islam "